𝗠𝗮𝘁𝗮 𝗣𝘂𝗯𝗹𝗶𝗸- Operasi Zebra bertujuan untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kabagops Korlantas Polri Kombes Aries Syahbudin menjelaskan, Operasi Zebra 2025 diarahkan melalui tiga sasaran utama: mempersiapkan Operasi Lilin, berdasarkan hasil analisis Kamseltibcarlantas tiga bulan terakhir, dan menanggapi fenomena yang berkembang di masyarakat, termasuk penertiban balap liar yang kini jadi perhatian khusus. Kata dia, operasi ini tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga edukasi.
“Kita tidak lagi menghitung dari jumlah kejadian saja, tapi melihat perbandingan dengan jumlah penduduk dan kendaraan. Jadi tidak selalu Polda besar yang paling tinggi tingkat pelanggarannya,” katanya dalam Rapat Evaluasi Pelaksanaan Tugas Bidang Regident & Rakernis Gakkum T.A. 2025 yang digelar di Hotel Aryaduta, Bandung, Kamis (13/11/2025).
Dalam penegakan hukum, Korlantas juga menyiapkan pendekatan humanis lewat teguran simpatik.
𝗦𝗮𝘀𝗮𝗿𝗮𝗻 𝗢𝗽𝗲𝗿𝗮𝘀𝗶 𝗭𝗲𝗯𝗿𝗮 𝟮𝟬𝟮𝟱
*Tidak menggunakan sabuk keselamatan
*Tidak memakai helm SNI
*Melanggar rambu atau marka jalan
*Melanggar lampu Apill
*Menggunakan ponsel saat berkendara
*Kendaraan tidak memenuhi persyaratan teknis laik jalan
*Balap liar
*Pelanggaran tata cara pemuatan angkutan barang.
Korlantas Polri menegaskan fokus utama pelaksanaan Operasi Zebra 2025 adalah peningkatan keselamatan seluruh pengguna jalan, khususnya pejalan kaki. Operasi Zebra 2025 akan digelar di seluruh Indonesia pada 17-30 November 2025.
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, mengatakan perlindungan terhadap kelompok paling rentan ini menjadi bagian penting dari strategi nasional keselamatan lalu lintas.
𝗦𝘂𝗺𝗯𝗲𝗿 : Kompas tv
𝗧𝗶𝗺 𝗠𝗮𝘁𝗮 𝗣𝘂𝗯𝗹𝗶𝗸






